ARTIKEL
Ketahanan Pangan Keluarga: Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Dapur Hidup di Dermasari
Di Dermasari, konsep Ketahanan Pangan Keluarga tidak lagi sekadar jargon. Melalui inisiatif P2L (Pekarangan Pangan Lestari) yang digerakkan PKK, karang taruna, dan kelompok wanita tani (KWT), warga memanfaatkan pekarangan rumah menjadi sumber gizi mandiri. Sayuran daun (sawi, bayam, kangkung), tanaman bumbu (cabai, serai, kunyit), buah-buahan (pepaya, pisang), hingga ternak ikan lele dalam tong menjadi kombinasi “dapur hidup” yang menekan biaya belanja harian, menjaga asupan gizi keluarga, dan mendukung penurunan angka stunting.
Program ini diperkaya dengan pelatihan pembuatan pupuk cair organik (PCO), komposter rumah tangga, dan sistem irigasi tetes skala kecil menggunakan botol bekas. Warga juga dilatih untuk menyusun kalender tanam pekarangan, agar panen terjadi bergantian sepanjang tahun. Hasil panen berlebih ditampung dalam Warung Gizi Desa, sebuah inisiatif mikro yang menghubungkan produsen pekarangan dengan tetangga sekitar. Selain manfaat ekonomi, P2L telah menjadi ruang belajar lintas generasi—anak-anak diajak menanam, merawat, dan mengolah hasil panen, menumbuhkan literasi ekologis sejak dini.
Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.Artikel saat ini masih dalam tahap pengembangan. Informasi akan terus diperbarui seiring dengan proses pendataan dan verifikasi dari berbagai sumber resmi. Mohon kesabarannya, dan pantau terus untuk mendapatkan informasi terbaru.